Fiqih bab Muamalat (tentang uang bonus kepada reseller/member)

Benangmerah DASI
Read Time1 Minute, 21 Seconds

Benangmerahdasi  Fiqih bab Muamalat (tentang uang bonus kepada reseller). banyaknya bisnis online yang sedang berkembang di tengah masyarakat kita. dari efek tersebut timbul pertanyaan tentang bagaimana hukum uang bonus yang di berikan, jika bisa menjual produk dan bonus jika bisa merekrut orang lain menjadi member produk tersebut.

Fiqih bab Muamalat (tentang uang bonus kepada reseller/member)

NO:00377
FIQIH BAB MUAMALAT
[Tentang uang bonus kepada reseller]

Hallo Benang merah
WA: 081384451265
WA: 08998605999
WA: 081393803665

Pertanyaan:

Deskripsi:
Ada salah satu teman saya yang berbisnis online sabun kecantikan, dia merupakan member/reseller produk lain. Lalu nanti jika dia berhasil menjual produk ada bonus, dan ada bonus juga kalo dia bisa merekrut orang lain jadi member di produk tersebut.
Bagaimana Hukum uang bonus tersebut ?

Jawaban:
➖hukum uang bonus/tips
menerima bonus tersebut hukumnya halal karena pemberian tersebut merupakan janji. Mengenai memenuhi janji ulama’ khilaf, menurut Imam Taqiyuddin Al Subkiy dari madzhab Syafi’iy memenuhi janji hukumnya wajib.

Kalau tidak ada janji maka disebut hadiah namanya, bila pemberian tersebut karena dibutuhkan atau bertujuan mendapatkan pahala serta adanya shighot / serah terima maka dinamakan hibah dan shadaqoh, dan apa bila pemberian tersebut bertujuan untuk memulyakan serta dengan shighot maka dinamakan hibah dan hadiyah, dan bila pemberian tersebut tidak bertujuan mendapat pahala dan memulyakan serta dengan shighot maka dinamakan hibah saja, dan bila pemberian tersebut karena dibutuhkan atau bertujuan mendpatkan pahala tanpa disertai shighot maka dinamakan shadaqoh saja, dan bila pemberian tersebut bertujuan memulyakan tanpa di sertai shighot maka dinamakan hadiah saja.

Wallaahu a’lam.

Baca Juga: Hukum memberikan izin beribadah bagi non muslim 

➖hukum uang bonus/tips

Referensi

Almughni :

.ولا يصح تعليق الهبة بشرط لأنها تمليك لمعين في الحياة فلم يجز تعليقها على شرط كالبيع فإن علقها على شرط كقول النبي صلى الله عليه وسلم لأم سلمة” إن رجعت هديتنا إلى النجاشي فهي لك كان وعدا. المغني ٥/٤٤٥

Tarsyikhul Mustafidin :

.أجمعوا على أن الوفاء بالوعد في الخير مطلوب وهل هو مستحب أو واجب ذهب الثلاثة إلى الأول وإن في تركه كراهة شديدة وعليه أكثر العلماء_____واختار وجوب الوفاء بالوعد من الشافعية تقي الدين السبكي كما مر ذلك في البيع في بيان بيع العهدة. ترشيخ المستفدين ص : ٢٦٣

I’anatut Tholibin :

.والحاصل أنه إن ملك لأجل الإحتياج أو لقصد الثواب مع صيغة كان هبة وصدقة وإن ملك بقصد الإكرام مع صيغة كان هبة و هدية وإن ملك لا لأجل الثواب ولا لإكرام بصيغة كان هبة فقط وإن ملك لأجل الإحتياج أو الثواب من غير صيغة كان صدقة فقط وإن ملك لأجل الإكرام من غير صيغة كان هدية فقط فبين الثلاثة عموم وخصوص من وجه. إعانة الطالبين.

DASI Dagelan Santri Indonesia
Santri DASI

Santri

0 0

Tentang Penulis Posting

Benangmerah DASI

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Next Post

Tarbiyah Tentang Keutamaan Mencari Ilmu Sebelum Meningkah

Benangmerahdasi  –Tarbiyah (pendidikan) tentang keutamaan mencari ilmu sebelum meningkah. seperti nasehat ulama’: ”Janganlah engkau (terburu – buru) menikah kecuali setelah engkau tahu bahwasanya engkau sudah mampu untuk bertanggung jawab memenuhi seluruh kebutuhan-kebutuhan istrimu”. Tarbiyah (pendidikan) Tentang Keutamaan Mencari Ilmu Sebelum Meningkah BENANG MERAH NO : 00380 TARBIYAH (PENDIDIKAN) [ Tentang […]

Berlangganan Sekarang