Hukum Non Muslim Memasuki Masjid

Benangmerah DASI
Read Time1 Minute, 26 Seconds

Benangmerahdasi  Hukum Non Muslim Memasuki Masjid.  Fiqih muamalat, banyak pertanyaan yang menanyakan bagaiman hukum non muslim masuk masjid, salah satu diantaranya adalah saudara Jeon Eun Jae, kali ini akan kita bahas pertanyaan tersebut, jawaban di ambil dari beberapa referensi yang ada.

BENANG MERAH
NO : 00362
FIQIH MUAMALAT
Hukum Non Muslim Memasuki Masjid

Hallo Benang merah
WA : 0813 8445 1265
WA : 0899 8605 999

Sail : Jeon Eun Jae

Pertanyaan :
Bagaimana hukumnya non muslim memasuki masjid?

Mujawib : Sholeh ID

Jawaban :

Al-Mausuu’ah al-Fiqhiyyah juz 20 halaman 244

دخول الكافر المسجد :

اختلف الفقهاء في جواز دخول الكافر المسجد ، فذهب الشافعية والحنابلة ومحمد بن الحسن من الحنفية إلى أنه يحرم دخوله المسجد الحرام ، ولا يكره دخوله غيره . إلا أن جواز الدخول مقيد بالإذن على الصحيح عند الشافعية والحنابلة ، سواء أكان جنبا أم لا ، لأنه لا يعتقد حرمته . فلو جلس الحاكم فيه للحكم ، فللذمي دخوله للمحاكمة ، وينزل جلوسه منزلة إذنه .

ويرى الحنفية جوازه مطلقا إلى المسجد الحرام وغيره ، لما روي أنه صلى الله عليه وسلم أنزل وفد ثقيف في المسجد ، وكانوا كفارا ، وقال : ليس على الأرض من نجسهم شيء

وكرهه المالكية وهو رواية عند الحنابلة مطلقا إلا لضرورة ، كعمارة لم تمكن من مسلم ، أو كانت من الكافر أتقن

Para Ulama fiqh berbeda pendapat tentang hukum kebolehan masuknya non muslim dalam masjid.

1) Kalangan Syafi’iyyah, Hanabilah dan Muhammad Bin Hasan dari madzhab Hanafiyyah menyatakan masuknya non muslim di masjidil haram hukumnya haram dan tidak memakruhkan memasuki masjid lainnya dengan catatan mendapat izin resmi dari orang muslim.

Menurut kalangan Syafi’iyyah dan Hanabilah, baik mereka sedang junub atau tidak karena mereka tidak meyakini akan kemulyaan masjid.
Bila seorang hakim berada dalam masjid untuk memberi keputusan sebuah hukum maka bagi kafir dzimmi boleh memasukinya demi mencari keadilan hukum dan duduk didalamnya atas sesuai izin hakim.

Baca Juga: Tentang riba (Setatus hukum nominal uang di belakang koma, seperti Rp,999,75

2) Kalangan Hanafiyyah bahkan menyatakan kebolehan mereka memasuki semua masjid secara mutlak termasuk masjidil haram dan masjid-masjid lainnya berdasarkan riwayat hadits bahwa Rasulullah SAW menyinggahkan para tetamu dari tanah Tsaqif dalam masjid padahal mereka berstatus non muslim seraya bersabda “Tidaklah bumi sebab mereka sedikitpun menjadi najis”.

3) Sementara kalangan Malikiyyah dan juga merupakan sebagian pendapat dikalangan Hanabilah tidak menyukai yang demikian kecuali dalam kondisi darurat seperti pembangunan yang tidak dapat dikerjakan oleh orang muslim atau mereka lebih profesional dalam pekerjaannya,

Hasil Kajian fiqih dan kitab kuning grup DASI bisa anda kunjungi di Benangmerahdasi.com
Info seputar pondok pesantren dan kegiatan grup DASI bisa anda kunjungi di Santridasi.com

0 0

Tentang Penulis Posting

Benangmerah DASI

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Next Post

Hukum Membaca Surat Yaa Siin Pada Malam Jumat

Benangmerahdasi  –Penjelsan Hukum Membaca Surat Yaa Siin Pada Malam Jumat di ambil dari Hadits riwayat Bukhori no 1193,  Hadits riwayat Muslim hadits no 3462,  Fathul Bari juz 4 halaman 197,Hadits Riwayat Imam Bukhori no. 774 dan Fathul Bari juz 3 halaman 105 BENANG MERAH NO:00361 Hukum Membaca Surat Yaa Siin Pada Malam […]

Berlangganan Sekarang