Kajian Asbabun Nuzul Ayat 187 Qs Al Baqarah

Benangmerahdasi – Kajian Asbabun Nuzul Ayat 187 Qs Al Baqarah. Melanjutkan kajian yang sudah ada kali ini telah sampai pada bagian 025

KAJIAN ASBABUN NUZUL
Oleh    : kang agus syahid
Nomer : 025
Qs Al Baqoroh 187

احل لكم ليلۃ الصيام الرفث الی نساءكم هن لباس لكم وانتم لباس لهن علم ﷲ انكم كنتم تختانون انفسكم فتاب عليكم وعفا عنكم فالءن بشروهن وابتغوا ما كتب ﷲ لكم وكلوا واشربوا حتی يتبين لكم الخيط الابيض من الخيط الاسود من الفجر ثم اتمواالصيام الی اليل ولاتبشرو هن وانتم عكفون فی المسجد تلك حدود ﷲ فلا تقربوها كذلك يبينﷲ أيته للناس لعلهم يتقون

Mengenai turunnya ayat ini terdapat beberapa peristiwa sebagai berikut .

1. Para sahabat Nabi menganggap bahwa makan ,minum dan menggauli istri nya pada malam hari bulan romadhon ,hanya dilakukan sementara mereka belum tidur .Diantara mereka Qois bin Shirmah dan Umar bin Khotob .Qois bin shirmah dari golongan Ansor merasa kepayahan setelah bekerja pada siang harinya,karena setelah sholat isyak ia tertidur ,sehingga tidak makan minum hingga pagi.

Adapun Umar bin Khotob menggauli istrinya setelah tertidur pada malam hari bulan romadhon .Keesokan hari nya ,ia menghadap kanjeng nabi ,untuk menerangkan hal itu.Maka turunlah ayat ini.

2.  Seorang sahabat nabi tidak makan minum pada malam bulan romadhon ,karena tertidur setelah tibanya waktu berbuka puasa .Pada malam itu ia tidak makan sama sekali dan keesokannya ia berpuasa lagi.Seorang sahabat lainnya bernama Qois bin Shirmah ,ketika tiba waktunya berbuka puasa,meminta makanan kepada istrinya yg kebetulan belum tersedia.

Ketika istrinya menyediakan makanan ,karena lelahnya bekerja pada siang harinya,Qois bin Shirmah tertidur.Berkatalah ia “Wahai celaka kau”(pada waktu itu ada anggapan bahwa apabila seseorang sudah tidur pada malam bulan romadhon ,tidak dibolehkan makan).pada tengah hari keesokannya ia pingsan .Kejadian ini disampaikan kepada nabi .Maka turunlah ayat ini sehingga gembiralah kaum muslimin

Baca Juga: Kajian Asbabun Nuzul Ayat 186 Qs Al Baqarah 

3.  Para sahabat Nabi apabila tiba bulan romadhon ,tidak mendekati istrinya sebulan penuh.Akan tetapi terdapat diantaranya yang tidak dapat menahan nafsunya.maka turunlah ayat ini.

4.  Pada waktu itu ada anggapan bahwa pada bulan romadhon yang puasa haram makan minum dan menggauli istrinya setelah tertidur malam hari sampai ia berbuka puasa keesokan harinya. Pada suatu ketika Umar bin Khotob pulang dari rumah Nabi ,setelah larut malam .Ia menginginkan menggauli istrinya tetapi istrinya berkata”saya sudah tidur” Umar berkata” kau tidak tidur,dan ia pun menggauli istrinya .

Demikian juga Ka’b berbuat seperti itu.Keesokan harinya Umar menceritakan hal dirinya kepada Nabi .maka turunlah ayat ini.

5.Berkaitan kata “MINAL FAJRI ” diturunkan berkenaan dengan orang-orang pada malam hari mengikat kakinya dengan tali putih dan hitam ,apabila hendak puasa.Mereka makan minum sampai jelas terlihat perbedaan antara kedua tali itu .Maka turunlah “minal fajri” Kemudian mereka mengerti bahwa Khaithul abyadlu …….itu tiada lain adalah siang dan malam.

Bersambung..

Wallahu A’lam Bishowaf

Hasil kajian fiqih dan kitab kuning grup DASI bisa anda kunjungi di Benangmerahdasi.com
Info seputar pondok pesantren dan kegiatan grup DASI bisa anda kungungi di Santridasi.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.