Kajian Asbabun Nuzul Ayat 195-196 Qs Al Baqarah

Benangmerahdasi  Kajian Asbabun Nuzul Ayat 95-96 Qs Al Baqarah. Setelah kajian sebelumnya mengkaji ayat 193 sampai 194. Kajian berikut ini adalah Ayat 195 sampai ayat 196.

Kajian ASBABUN NUZUL
Hari : Rabu qodho selasa kemarin
tgl : 11 -4- 2018
oleh Kang Agus Syahid
No : 028
QS AL BAQOROH 195

بسم ﷲ الرحمن الرحيم
وانفقوا في سبيل ﷲ ولا تلقوا بأيدكم الی التهلكۃ واحسنوا إنﷲ يحب المحسنين

Dalam riwayat ayat ini berkenaan dengan hukum nafaqoh

Riwayat lain menjelaskan tentang peristiwa ketika islam telah jaya dan berlimpah pengikutnya ,kaum anshor berbisik kepada sesamanya” harta kita telah habis ,dan Alloh telah menjayakan islam .Bagaimana sekiranya kita membangun dan memperbaiki ekonomi kembali? Maka turunlah ayat ini sebagai teguran kepada mereka ,jangan menjerumuskan diri pada” tahlukah.

Baca Juga: Asbabun Nuzul QS AL Baqoroh Ayat 190 Samapi Ayat 194

Riwayat lain menjelaskan Bahwa kaum anshor terkenal bershodaqoh dengan mengeluarkan harta kekayaan sebanyak banyaknya .Di saat paceklik mereka tidak lagi memberikan shodaqoh.

” tahlukah ialah meninggalkan kewajiban fi sabilillah dan berusaha menumpuk numpuk harta.

Kajian Asbabun Nuzul Ayat 195-196 Qs Al Baqarah

Kajian ASBABUN NUZUL
Hari selasa 24 04 2018
oleh Kang Agus Syahid
No: 029
QS AL BAQOROH 196
بسم ﷲ الرحمن الرحيم
واتمّوالحج والعمرۃ لله فان احصرتم فمااستيسرمن الهدی

ولاتحلقوا رءوسكم حتی يبلغ الهدي محله
فمن كان منكم مريضا اوبه اذا من راءسه ففد يۃ
من صيام او صدقۃ او نسك……….الخ

Mengenai turunnya ayat ini ada beberapa peristiwa diantaranya

a.Seorang laki laki berjubah yang semerbak dengan wangi wangian zakfaron menghadap kanjeng nabi dan berkata”Ya Rosululloh apa yg harus aku lakukan dalam menunaikan umroh ? Rosululloh bersabda “Mana orang yang tadi bertanya tentang umroh itu? orang itu menjawab “saya” ,ya Rosululloh .selanjutnya kanjeng nabi bersabda ,”tanggalkan bajumu,bersihkan hidung dan mandilah dengan sempurna ,kemudian kerjakan apa yang kau biasa kerjakan pada waktu haji

b.Dalam riwayat lain dijelaskan ,ketika Rosululloh beserta sahabat berada di hudaibiah sedang berihrom ,kaum musyrikin melarang mereka meneruskan umroh .Salah seorang sahabat yaitu Kaab bin Ujroh ,kepalanya penuh kutu sehingga bertebaran di mukanya .ketika itu kanjeng nabi lalu didepannya dan melihat Kaab kepayaahan maka turunlah ayat “faman kana minkum maridhon aw bii adzan mirro’sihi fafid yatun min shiyamin aw shodaqotin aw nusuk.”lalu kanjeng nabi bersabda”apakah kutu2 itu mengganggu ?Rosululloh menyuruh agar ia bercukur dan membayar fidyah.

wallahu a’lam bishawab
Bersambung..

Jangan lewatkan kajian selanjutnya…

Hasil Kajian fiqih dan kitab kuning grup DASI bisa anda kunjungi di Benangmerahdasi.com
Info seputar pondok pesantren dan kegiatan grup DASI bisa anda kunjungi di Santridasi.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.