Kajian Kitab Ta’liimul Muta’allim Agar Selalu Berdo’a dan Mengabdi Kepada Ilmu

 

Benangmerahdasi Kajian Kitab Ta’liimul Muta’allim Agar Selalu Berdo’a dan Mengabdi Kepada Ilmu. Dianjurkan hendaklah murid selalu berdoa kepada Alloh dan ber-tadlarru’ (Tadlarru’ dalam bahasa jawa biasanya diterjemahkan dengan “dhepe-dhepe”, yaitu sikap merendah diri semacam meronta dan meratap kepada Alloh SWT.)

Kajian Ta’liimul Muta’allim,
No : 034
Setiap hari : Selasa,
Oleh Umy Nana Syarif.

بسم الله الرحمن الرحيم،

 Kajian Kitab Ta’liimul Muta’allim Agar Selalu Berdo’a dan Mengabdi Kepada Ilmu

ويدعو الله ويتضرع إليه، فإنه يجيب من دعاه ولا يخيب من رجاه.

Dianjurkan hendaklah murid selalu berdoa kepada Alloh dan ber-tadlarru’
(Tadlarru’ dalam bahasa jawa biasanya diterjemahkan dengan “dhepe-dhepe”, yaitu sikap merendah diri semacam meronta dan meratap kepada Alloh SWT.)
Kepada – Nya, karena Alloh mengabulkan Do’a yang dipanjatkan dan tidak mengecewakan orang yang berharap kepada – Nya.

وانشدنا الشيخ الأجل قوام الدين حماد بن إبراهيم بن إسماعيل الصفار الأنصاري إملاء للقاضي الخليل بن أحمد الشجري في ذلك شعرا :

Dalam hal tersebut, Syaikh yang mulia Qiwamuddin Hammad bin Ibrahim bin ismail Ash Shaffar Al Anshari, (Biografinya telah dikemukakan didepan, foot-note nomer 22).

Membawakan Sair kepada kami, sebagai Sair yang didiktekan dari gubahan Qadli Al Khalil bin Ahmad Asy Syajari,
(Beliau adalah Al Khalil bin Ahmad bergelar Abu Sa’id Asy Syajari, seorang ulama yang mengusai banyak bidang ilmu, sangat populer kitab2 karangannya berisi nadham ( puisi) dan natsar (prosa), wafat samarkand tahun 378H(At Taaj, 20).
Sbb:

أخدم العلم خدمة المستفيد ÷ وأدم درسه بفعل حميد
وإذا ما حفظت شيئا أعده ÷ ثم أكده غاية التأكيد
ثم علقه كي تعود إليه ÷ وإلى درسه على التأييد

Mengabdilah kepada ilmu, bagaikan seorang abdi, Pelajarilah selalu, dengan cara yang terpuji.
Bila kau telah hafal sesuatu, ulangi lagi berkali-kali,
Lalu kokohkan, sampai mantap sekali.
Lalu catatlah, agar kau dapat membaca kembali,
Untuk selamanya, kau tetap dapat mempelajari.

Baca Juga: Kajian Kitab Ta’liimul Muta’allim tentang pentingnya membuat catatan

فإذا ما أمنت منه فواتا ÷ فانتدب بعده لشيء جديد
مع تكرار ما تقدم منه ÷ واقتناء لشأن هذا المزيد
ذكرالناس بالعلوم لتحيا ÷ لا تكن من أولى النهى ببعيد
إن كتمت العلوم أنسيت حتى ÷ لا ترى غير جاهل وبليد
ثم ألجمت في القيامة نارا ÷ وتلهبت بالعذاب الشديد.

Jika kau merasa yakin tidak akan lupa,
ilmu yang baru, masuki segera.
Sembari mengulang-ulang ilmu yang lalu,
dan konsentrasi pada tambahan ilmu yang baru.
Diskusikanlah ilmumu, agar hidup selalu,
jangan menjauh dari orang yang berpikir maju.
Jika kau tutupi ilmu, maka akan hilang darimu,
Kau menjadi bodoh dan tolol dungu.
Api neraka membelenggumu di hari kiamat,
siksa yang pedih menimpamu menjilat-jilat.
(Makna dua bait terakhir dalam rangkaian Sair ini adalah sesuai dengan hadits Nabi sbb:

(Barang siapa ditanyai suatu ilmu kemudian ia menyembunyikannya, maka kelak dihari kiamat akan dibelenggu dengan kendali api neraka, Hr imam Abu Dawud dan Tirmidzi).

Bersambung….

Alhamdulillaahi Robbil ‘Aalamiin,
Semoga bermanfaat untuk kita semua, Aamiin Yaa Mujiibas Saailiin

Jangan lewatkan kajian Kitab Ta’liimul Muta’allim di bab berikutnya

Semangat Belajar Menjadi Anak Sholeh Sholihah
Selasa Paing 17 April 2018M

DASI Dagelan Santri Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published.