Mengulas Secara Lengkap Gerakan Tagar Ganti Presiden

Benangmerahdasi.com  – Mengulas Secara Lengkap Gerakan Tagar Ganti Presiden. Melanjutkan pertanyaan keluarga DASI yang bertanya tenyang sikap gerakan #2019Gantipresiden.

BENANG MERAH NO :00552
NEGARA DAN NASIONALISME
[ Menyikapi gerakan #Gantipresiden ]

Team Benang Merah
0857-3080-4871
+62858-1650-0772
0899-8605-999

Mengulas Secara Lengkap Gerakan Tagar Ganti Presiden

DESKRIPSI
Akhir-akhir ada gerkan yang menamakan Tagar [ #gantipresiden ] yang di gawangi Oleh Aktivis PKS dan para eks- pengasong Khilafah Almarhum HTI.

Di berbagai daerah Gerakan ganti Presiden menjadi delema tersendiri,ada yang pro namun tidak sedikit yang kontra terhadap gerakan ini.

Sebab sebagian masyarakat menilai bahwa gerakan tersebut ada agenda yang tersirat untuk mengganti dasar NKRI dari Pancasila dan Bhinike tunggal ika menjadi NKRI yang bersystem khilafah.

PERTANYAAN

BAGAIMANA SIKAP “NU” TERHADAP NKRI YANG MENJADIKAN PANCASILA MENJADI AZAS TUNGGALNYA ?

JAWABAN

Mengulas Secara Lengkap Gerakan Tagar Ganti Presiden

A. NKRI dan Pancasila sudah final.

Ada tiga alasan mendasar, NU menyatakan bahwa NKRI dan Pancasila sudah final :

{ 1 } Bagi Nahdlatul Ulama’ negara adalah sarana guna mencapai tujuan yaitu terpeliharanya lima hak dasar manusia (al-ushulul-khams) yaitu perlindungan agama (din),

perlindungan jiwa (ruh), perlindungan akal (‘aqal), perlindungan keturunan (nasl) dan perlindungan harta (mal).

{ 2 } Nahdlatul Ulama’ dalam persoalan bentuk negara lebih mementingkan substansi bukan lahiriahnya.

Oleh karena itu, sekalipun negara yang kita cintai ini disebut Negara Kesatuan Republik Indosesia (NKRI), tetapi secara substansial adalah sah disebut negara Islam.

{ 3 } Nahdlatul Ulama’ menyadari akan kemajemukan Indonesia, sehingga memerlukan kearifan dalam memilih dan menentukan bentuk negara agar kemajemukan tetap terjaga dengan baik,

sekaligus kebersamaan dan persatuan dapat dicapai tanpa ada pihak yang tersinggung dan terciderai.

وصلاح الخلق في تحصيل مقاصدهم لكنا نعني بالمصلحة المحافظة على مقصود الشرع ومقصود الشرع من الخلق خمسة وهو أن يحفظ عليهم دينهم ونفسهم وعقلهم ونسلهم ومالهم، فكل ما يتضمن حفظ هذه الأصول الخمسة فهو مصلحة وكل ما يفوّت هذه الأصول فهو مفسدة ودفعها مصلحة

Kemaslahatan makhluk dalam keberhasilaan tujuan mereka yaitu kemaslahatan yang melindungi tujuan syariat yang ada lima, yaitu melindungi agama mereka ; jiwa mereka ; akal mereka ; keturunan mereka ; harta mereka.

Setiap yang menjamin terlindungnya lima hak dasar ini adalah maslahah dan setiap yang merusak lima hak dasar ini adalah mafsadah/kerusakan dan menolaknya adalah maslahah.[1]

Mengulas Secara Lengkap Gerakan Tagar Ganti Presiden

Baca Juga: Penjelasan lengkap Islam Radikal menurut pandangan fiqih

B. Tempat yang Disebut Dar al-Islam

كل مَحَلٍّ قَدَرَ مُسْلِمٌ سَاكِنٌ بهِ علىَ الاِمْتِناعِ مِنَ الْحَرَبِييْنَ فِى زَمَنٍ مِنَ الاَزْمانِ يَصِيرُ دَارَ اِسْلاَمٍ الي ان قال فعُلِمَ أنَّ أرْضَ بتَاوِي بَلْ وغالِبُ أَرْضِ جَاوة دارُ اسْلامٍ لاِسْتيلاءِ المسْلمين عَليهَا سَابقا قبلَ الكفارِ

Setiap tempat dimana penduduk muslim disana kuasa mempertahankan diri dari ancaman orang-orang kafir harby pada suatu masa dari beberapa masa, jadilah tempat itu dar al-Islam (negara Islam)

…sampai ungkapan muallif… Jadi bisa diketahui bahwa Betawi bahkan kebanyakan tanah Jawa adalah negara Islam karena umat Islam telah menguasainya jauh sebelum orang-orang kafir.[2]

يَقُوْلُ اْلقَاضِيْ أَبُوْ يُوْسُفَ تُعْتَبَرُ الدَّارُ دَارَ إِسْلاَمٍ بِظُهُوْرِ أحْكَامِ اْلإسْلاَمِ فِيْهَا وَإنْ كَانَ جُلُّ أَهْلِهاَ مِنَ الْكُفَّارِ وَتُعْتَبَرُ الدَّارُ دَارَ كُفْرٍ لِظُهُوْرِ أحْكاَمِ اْلكُفْرِ فِيْهَا وَإِنْ كَانَ جُلُّ أَهْلِهَا مِنَ اْلُمسْلِمِيْنَ.

Qadhi Abu Yusuf berkata, dar dianggap seagai dar al-Islam sebab penampakan hokum-hukum Islam di kawasan itu walaupun mayoritas penghuninya orang-orang kafir,

dan dar dianggap dar al-Kufr sebab penampakan hokum-hukum kekafiran di kawasan itu walaupun mayoritas penghuninya orang-orang Islam.[3]

Mengulas Secara Lengkap Gerakan Tagar Ganti Presiden

Baca Juga: Menolak kedatangan tokoh muslim di suatu daerah menurut fiqih

C. Penerapan Hukum Islam Bukan Syarat Negara Islam

اِنَّ تَطْبِيْقَ اَحْكاَمِ الشَّرِيْعَةِ اْلاِسْلاَمِيَّةِ لَيْسَ شَرْطاً لِاعْتِبَارِ الدَّارِ دَارَ اْلاِسْلاَمِ وَلَكِنَّهُ حَقٌّ مِنْ حُقُوْقِ دَارِ اْلاِسْلاَمِ فِىْ اَعْناَقِ اْلُمسْلِمِيْنَ فَاِذَا قَصَّرَ اْلُمسْلِمُوْنَ فِى إِجْرَاءِ اْلاَحْكاَمِ اْلاِسْلاَمِيَّةِ عَلىَ اخْتِلاَفِهَا فِىْ دَارِهِمْ الَّتِى أَوْرَثَهُمُ اللهُ اِيَّاهَا فَاِنَّ هَذاَ التَّقْصِيْرَ لاَ يُخْرِجُهَا عَنْ كَوْنِهَا دَارَ اِسْلاَمٍ وَلَكِنَّهُ يُحْمِلُ اْلُمقَصِّرِيْنَ ذُنُوْباً وَاَوْزاَراً.

Penerapkan hukum syariat Islam bukan suatu syarat bagi negara sebagai negara Islam, akan tetapi merupakan salah satu dari hak-hak negara Islam yang menjadi tanggung jawab umat Islam.

Jadi apabila umat Islam ceroboh dalam menjalankan hukum Islam sesuai dengan perbedaannya di negara yang telah dianugerahkan oleh Allah kepadanya,

maka kecerobohan ini tidak merusak adanya negara dinamakan negara Islam, akan tetapi kecorobohan itu membebani mereka dosa-dosa dan kesalahan-kesalahan.[4]

ومع ان العدالة شرط من شروط الامامة الا ان الرأي الراجح في المذاهب الاربعة ومذهب الشيعة الزيدية هو تحريم الخروج على الامام الفاسق الفاجر ولو كان الخروج للامر بالمعروف والنهي عن المنكر لان الخروج على الامام يؤدي عادة الى ماهو انكر مما فيه وبهذا يمتنع النهي عن المنكر لان مشروطه لايؤدي الانكار الى ماهو انكر من ذلك الى الفتن وسفك الدماء وبث الفساد واضطراب البلاد واضلال العباد وتوهين الامن وهدم النظام

Memang sikap adil merupakan salah satu syarat-syarat menjadi imam / pemimpin, hanya saja pendapat yang rajih (unggul)

dalam kalangan madzhab empat dan madzhab Syi’ah Zaidiyyah mengharamkan bertindak makar terhadap imam yang fasik lagi curang walaupun makar itu dengan dalih amar ma’ruf nahi munkar.

Karena makar kepada imam biasanya akan mendatangkan suatu keadaan yang lebih munkar dari pada keadaan sekarang.

Mengulas Secara Lengkap Gerakan Tagar Ganti Presiden

Dan sebab alasan ini maka tidak diperbolehkan mencegah kemungkaran, karena persyaratan mencegah kemungkaran harus tidak mendatangkan fitnah,

pembunuhan, meluasnya kerusakan, kekacauan negara, tersesatnya rakyat, lemah keamanan dan rusaknya stabilitas.[5]

اِنَّ أَحْوَالَ الْعَالَمِ وَالْأُمَمِ وَعَوَائِدَهُمْ وَنِحَلَهُمْ لَا تَدُومُ عَلىٰ وَتِيرَةٍ وَاحِدَةٍ وَمِنْهَاجٍ مُسْتَقِرٍّ، إِنَّمَا هُوَ اخْتِلَافٌ عَلىٰ الْأَيَّامِ وَالْأَزْمِنَةِ، وَانْتِقَالٌ مِنْ حَالٍ إِلىٰ حَالٍ. وَكَمَا يَكُونُ ذٰلِكَ فِي الْأَشْخَاصِ وَالْأَوْقَاتِ وَالْأَمْصَارِ، فَكَذٰلِكَ يَقَعُ فِي الْآفَاقِ وَالْأَقْطَارِ وَالْأَزْمِنَةِ وَالدُّوَلِ سُنَّةُ اللهِ الَّتِي قَدْ خَلَتْ فِي عِبَادِهِ.

Keadaan alam (dunia), umat, adat dan aliran mereka tidaklah selalu berada pada satu jalan dan cara yang tetap, akan tetapi berbeda-beda sesuai hari dan zaman,

dan juga berpindah-pindah dari suatu kedaan kepada keadaan yang lain.

Sebagaimana hal itu terjadi pada person-person, waktu dan zaman, adalah juga terjadi dalam berbagai kawasan, penjuru, masa dan negara.

Demikianlah sunnatullah (keniscayaan tindakan Allah) yang lampau dalam paraa hambaNya. [6]

Mengulas Secara Lengkap Gerakan Tagar Ganti Presiden

Rererensi / mashodirul kutub :

[1] Al-Mushtashfa, 1/173

[2] Bughyah al-Mustarsyidin, 254

[3] Al-Mabsuth, 10/144

[4] Al-Jihad fi al-Islam, 81

[5] Al-Tasyri’ al-Jinai al-Islami, 2/677

[6]Abdurrahman Ibn Khaldun, Muqaddimah Ibn Khaldun; al-Juz al-Awwal min Tarikh Ibn Khaldun al-Musamma bin Diwan al-Mubtadi’ wa al-Khabar fi Tarikh al-‘Arab wa al-Barbar wa Man ‘Asharahum min Dzawi al-Sya’n al-Akbar, (Bairut: Dar al-Fikr, 1421 H/2001 M), 37-38.

والله اعلم بالصواب اللهم اصلح ولاةامورنا اللهم وفقهم لمافیه صلاحهم وصلاح الاسلام والمسلمین اللهم اعنهم علی القیام بمهامهم کما امرتهم یارب العالمین اللهم ابعد عنهم بطانة السوء والمفسدین وقرب الیهم اهل الخیر والناصحین الهم اصلح ولاة امور المسلمین فی کل مکان امین برحمتك یاارحم الراحمین

[ Gus Muafiq menilai #Ganti Presiden adalah : Makar]

Semoga bermanfaat untuk kita semua..
Info seputar pondok pesantren dan edukasi santri bisa pembaca kunjungi di Santridasi.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.