Profil dan Sejarah Pondok Pesantren Raudlatul Ulum Pati Jawa Tengah

Benangmerahdasi  – Profil dan sejarah pondok pesantren Raudlatul Ulum Pati Jawa Tengah.

PONDOK PESANTREN RAUDLATUL ULUM PATI

A. PROFIL PESANTREN

Nama : Pondok Pesantren Raudlatul Ulum
Alamat : Guyangan, Trangkil, Pati, Jawa Tengah
Telp : 0295-471701, 453235
Web site : https://ypruguyangan.com
Pendiri : KH. Suyuthi Abdul Qadir
Tahun Berdiri : 1950
Pengasuh : KH M. Najib Suyuthi.

Profil dan Sejarah Pondok Pesantren Raudlatul Ulum Pati Jawa Tengah

Pondok pesantren Raudlatul Ulum yang berarti Taman Ilmu, merupakan pesantren terkenal di kabupaten Pati, Jawa Tengah. Pontren yang secara geografis terletak di desa Guyangan kecamatan Trangkil kabupaten Pati berada persis di pesisir utara laut Jawa. Untuk sampai ke pesantren ini harus menempuh jarak sekitar 14 km dari kabupaten Pati.

Pontren yang didirikan pada 1950 oleh al Maghfurullah KH Suyuthi Abdul Qadir, telah banyak mengukir prestasi baik di tingkat kabupaten, propinsi dan nasional. Para santri yang menuntut ilmu di Raudlatul Ulum banyak yang berasal dari berbagai daerah luar Jawa seperti Sumatera, Kalimantan, Maluku dan propinsi lainnya.

Pondok Pesantren yang semula hanya memiliki belasan santri, kini memiliki ribuan santri dari berbagai jenjang pendidikan. Ketertarikan masyarakat untuk menuntut ilmu di pondok pesantren Raudlatul Ulum karena pesantren ini dalam pembelajarannya menerapkan pola Twinning Program yaitu pola pembelajaran ilmu-ilmu duniawiyah dan ilmu-ilmu ukhrowiyah.

Selain itu pesantren ini juga dilengkapi dengan fasilitas pendidikan dan sarana penunjang kegiatan santri yang representatif seperti laboratorium bahasa, laboratorium komputer, laboratorium IPA, Workshop , Kopontren, Perpustakaan, Marching Band, Warnet, dan lain-lain.

KH Suyuthi Abdul Qadir dikenal oleh masyarakat desa Guyangan da sekitarnya sebagai seorang pendidik yang mempunyai sifat wara’ dan ikhlas, beliau juga merupakan konsultan agama, tempat masyarakat bertanya dan meminta fatwa. Karena itulah beliau dipercaya sebagai Rois Syuriah Nahdlatul Ulama kabupaten Pati.

Beliau juga merupakan sosok ulama yang tak pernah lelah menimba ilmu. Perjalanan pengembaraannya diawali pada tahun 1921, nyantri di Pontren Jamsaren, Solo. Kemudian dilanjutkan ke Pontren Kasingan, Rembang pada tahun 1923. Sedangkan pada 1926 beliau nyantri di Tebu Ireng, Jombang dan hijrah ke Bangkalan Madura.

KH. Suyuthi merasakan ilmu yang didapatnya belum cukup, akhirnya memutuskan untuk menimba ilmu di Makkah selama 5 tahun. Sekembalinya dari Makkah, ia mengajar di pesantren Sedayu Gresik.

Pada tahun 1933 beliau kembali belajar pada KH Hasyim Asy’ari di Pesantren Tebu Ireng Jombang.
Dari proses pengembaraan keilmuannya tersebut, KH Suyuthi bersama teman-temannya akhirnya mendirikan Pondok Pesantren Raudlatul Ulum sebagai sarana pendidikan bagi masyarakat lingkungannya.

Pondok Pesantren Raudlatul Ulum yang dibangun pada tahun 1950 di atas tanah seluas 3 Ha, dalam perkembangannya dibentuk Yayasan Perguruan Raudlatul Ulum (YPRU) pada 26 Januari 1972. Keberadaan yayasan tersebut membawa dampak positif bagi peningkatan kualitas dan manajemen pengelolaan Raudlatul Ulum. Ruang kelas tempat para santri menimba ilmu yang semula dari bangunan permanen yang cukup megah dan representatif.

Di tengah kemajuan yang dialami Pondok Pesantren Raudlatul Ulum, pada Septembe 1979, KH Suyuthi Abdul Qadir wafat, kemudian Pondok Pesantren Raudlatul Ulum diasuh oleh putranya KH Salim Suyuthi Abdul Qadir sampai beliau wafat (tahun 2000).

Kemudian dilanjutkan oleh putra beliau lainnya yaitu Drs. KH.M Humam Suyuthi, M.HI (wafat tahun 2010) dan KH. Faruq Suyuthi . Saat ini pengasuh ponpes Raudlatul Ulum adalah Drs KH. M. Najib Suyuthi. Selain itu juga dibantu oleh santri senior yang ada di Pondok Pesantren Raudlatul Ulum.

Kepedulian masyarakat serta kepercayaan yang telah diberikan kepada pesantren ini sangat tak ternilai harganya. Jalinan kerjasama yang telah dibina itu benar-benar telah menempatkan pesantren pada posisi yang sebenarnya yaitu sebagai agent of change sehingga tidak mengherankan apabila grafik penerimaan santri dari tahun ke tahun selalu mengalami peningkatan. Rumah sakit as Suyuthiyah menjadi bukti pesantren ini sangat peduli kesehatan santri dan warga sekitar.

Profil dan Sejarah Pondok Pesantren Raudlatul Ulum Pati Jawa Tengah

Baca Juga: Profil dan sejarah pondok pesantren Maslakul Huda Pati Jawa Tengah 

B. CIRI KHAS PESANTREN

Yang menjadi ciri khusus atau keunggulan ponpes Raudlatul Ulum adalah dalam hal kajian kitab kuning dan penguasaan bahasa Arab. Para santri dituntut untuk mapu berbicara bahasa Arab baik secara pasif maupun secara aktif. Santri harus menguasai 4 kemampuan (maharoh) berbahasa Arab, yaitu : Maharotul qiroah (reading skill), maharotul kitabah (writing skill), maharotut takallum (speaking skill) dan maharotul istima’ (listening skill).

Untuk kepentingan tersebut, sejak tahun 1991 sampai sekarang pesantren Raudlatul Ulum menjalin kerjasama dengan al Azhar Kairo Mesir.
Visi pesantren Raudlatul Ulum yaitu “Selangkah Lebih Maju dalam Prestasi dengan Ilmu Amaliyah dan Amal Ilmiyah”.

Profil dan Sejarah Pondok Pesantren Raudlatul Ulum Pati Jawa Tengah

C. KEGIATAN PENDIDIKAN

Dalam hal kurikulum, pesantren Raudlatul Ulum menerapkan pola integrated system yaitu memadukan kurikulum Kementerian Agama denga kurikulum muatan lokal (ulumid diniyah). Melalui sistem tersebut, pesantren mengajarkan berbagai ilmu agama, seperti Fathul Wahhab, Tuhfatut Thullab, Fathul Qarib, Fathul Mu’in, Ghayatul Wushul, Lathoiful Isyaarat, Ushul Fiqih, Tajridus Sharih, Minhatul Mughits, Bulughul Maram, Arba’in Nawawi, Alfiyah Ibnu Malik, Imrithy, Jurumiyah, Kailany, Nahwu Wadhih 1-3, Amtsilatut Tashrifiyyah, Tafsir Jalalain, Al Asybah wa Nadhoir, Tarikh Tasri’ al Islamy, dan sebagainya.

Pondok pesantren Raudlatul Ulum juga menyelenggarakan berbaai unit pendidikan dan lembaga penunjang antara lain : TK (YPRU), MI (ter akreditasi B), Madin, MTs (terakreditasi A Kemenag RI dan disamakan Al Azhar Kairo Mesir), MA (IPA, IPS, Bahasa), LPPBA (Lembaga Peningkatan dan Penguasaan Bahasa Arab), LP-YPRU (Lembaga Perekonomian YPRU), PIK2M (Pusat Informasi dan Konsultasi Keluarga Maslahah), ECC (English Conversation Club) YPRU putri, ESP (English Speaking Programme) YPRU putra, Pondok Pesantren (putra putri), Kopontren, workshop jahit dan bordir, dan majelis ta’lim

D. PRESTASI YANG PERNAH DIRAIH

Dari tahun ke tahun pondok pesantren Raudlatul Ulum selalu meraih prestasi gemilang bak di bidang intelektual, olahraga dan seni mulai tingkat kabupaten, provinsi hingga nasional. Prestasi tingkat nasional antara lain masuk sepuluh besar debat bahasa Inggris, Musabaqah Fahmi Kutubit Turats (MFKT) di Jambi, Juara 1, Juara III, Juara Harapan II dan III pada Lomba Penulisan Proposal Wirasantri Mandiri Tingkat Nasional di Solo, menjuarai Musabaqah Qiroatil Kutub (MQK) tingkat nasional di Bajarmasin (Tingkat Ula Bidang Akhlak, Lughoh dan Tafsir) serta Juara Lomba Mengarang Berbahasa Inggris Tingkat Nasional, Juara II bidang Nahwu dan Tarikh pada MFKT Tingkat Nasional di NTB.

Alumni pesantren Raudlatul Ulum tercatat melanjutkan pengembaraan intelektualnya di 31 kampus baik negeri maupun swasta di dalam negeri, selebihnya 11 kampus mancanegara, mayoritas di al Azhar Kairo Mesir.

Profil dan Sejarah Pondok Pesantren Raudlatul Ulum Pati Jawa Tengah

Source :
Direktori pesantren
Kemenag RI
Oleh: Ning Shakira Nahal

DASI Dagelan Santri Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published.